Pengertian dan Sejarah Wordpress
WordPress adalah alat blogging gratis dan open source dan sistem manajemen konten (CMS)
berbasis PHP dan MySQL, yang berjalan pada layanan web hosting.WordPress melalui
pendirinya Matt Mullenweg dan Mike Little pertama kali dirilis pada tanggal 27 Mei 2003
sebagai upaya untuk menciptakan sebuah garpu dari b2. Christine Selleck Tremoulet, teman
Mullenweg, mengusulkan nama WordPress. Pada tahun 2004 istilah lisensi untuk bersaing
Jenis paket Movable diubah oleh Six Apart dan banyak pengguna yang paling berpengaruh
bermigrasi ke WordPress. Pada bulan Oktober 2009 Open Source sistem manajemen konten
Pangsa Pasar Laporan mencapai kesimpulan bahwa WordPress menikmati kekuatan merek
terbesar dari setiap sistem manajemen konten open source.
Tema
Pengguna WordPress dapat menginstal dan beralih di antara tema. Tema memungkinkan
pengguna untuk mengubah tampilan dan fungsionalitas dari situs WordPress atau instalasi
tanpa mengubah isi informasi atau struktur situs. Tema dapat diinstal menggunakan
WordPress “Penampilan” alat administrasi atau folder tema dapat di-upload melalui FTP.
PHP, HTML & CSS kode yang ditemukan dalam tema dapat ditambahkan atau diedit untuk
menyediakan fitur-fitur canggih.
Cara Instalasi WordPress Di Localhost
1. Siapkan file WordPress terbaru. Kalau belum punya, bisa unduh dulu atau download langsung di WordPress.org.
2. Buka folder XAMPP di komputer Anda. Lalu bukalah folder htdocs. Copy-kan fileWordPress ke dalam folder.
3. Apabila file masih dalam bentuk compress, maka ekstrak terlebih dahulu. Default folder hasil ekstrak biasanya bernama ‘wordpress’. Jika mau, nantinya Anda bisa mengganti nama folder ini menjadi nama yang disukai.
4. Bukalah browser dilaptop Anda. Untuk membuka situs wordpress secara offline ini, nantinya kita bisa mengaksesnya dengan alamat http://localhost/nama_folder. Misalnya membuka situs wordpress yang telah diubah namanya tadi, dengan alamat http://localhost/blogku. Ketikkan di address bar. Lalu klik Create a Configuration File.
5. Klik Let’s Go.
6. Isikan nama database, user name, dan password yang sudah Anda buat sebelumnya. Pada bagian Database Host isikan dengan localhost saja. Klik Submit.
7. Klik Run the Install.
8. Isikan data-data yang dibutuhkan untuk admin dan nama website. Setelah itu klik install wordpress.
9. Selamat! WordPress offline Anda sudah jadi. Silahkan Login.
10. Masukkan username dan password yang telah Anda buat pada langkah no.8 untuk login ke Dashboard. Cara lain bisa langsung mengetikkan alamat di browser http://localhost/nama_folder/wp-admin. Misalnya menggunakan alamat http://localhost/blogku/wp-admin.


02.02
Diana Febriani

0 komentar:
Posting Komentar